Skip navigation

TANGGAL          JUDUL                             TEMA
17 Feb 2009      Kasih Mula-Mula              Kasih Mula-Mula
24 Feb 2009      Pasangan Hidup              Pasangan Hidup
03 Mar 2009      Mengejar kekudusan      Mengejar Kekudusan
17 Mar 2009      3 In 1                              Tritunggal (1)
24 Mar 2009      3 In 1                              Tritunggal (2)
28 Mar 2009      Vote The Truth                Peran Mhs. Dlm. Mensukseskan Pemilu
07 Apr 2009       Integrity                         Pribadi Yang Berintergritas
28 Apr 2009       Panggilan Hidup             Searching For The Highest Calling
05 Mei 2009       Ayo Baca!                       Membaca Buku Rohani
12 Mei 2009       Great Disciple                 Disciple And Follower
19 Mei 2009       Hi-Tech Christianity        Christianity And Technology
26 Mei 2009       Cat & Dog Theology
02 Jun 2009       Cat & Dog Theology

Regards,
Sie Acara

Tuhan tak pernah gagal
Dalam segala yang Kau rencanakan
Tuhan tak pernah lalai
Dalam segala hal yang Kau janjiakan
 
CHORUS:
Kau rancangkan hidup dalam damai sejahtera
Hari depan yang penuh dengan harapan
Ku bersuka senantiasa kar’na ku percaya
Ku ada di tangan yang kuat
Dalam s’gala perkara
Tuhan punya rencana
Yang lebih besar dari
Semua..yang terpikirkan
Apapun yang kau perbuat
Tak ada maksud jahat
S’bab itu kulakukan
Semua..dengan-Mu Tuhan
[Chorus:]
Ku tak akan menyerah, pada apapun juga
Sebelum kucoba, semua yang kubisa
Tetapi kuberserah, kepada kehendak-Mu
Hatiku percaya, Tuhan punya rencana

Tanggal      Happy Birthday to:
03 April    Piton (TE 2007)
04 April    Syafril T. (TE 2008)
10 April    Hosea (TE 2006)
15 April     Irwan Kristanto (TE 2008)
20 April    Rianto Abing N. (TE 2005)
28 April    Molly Sitompul (TE 2007)

Halo Immerz!

        Kami dari PMK Immanuel mengucapkan

        Selamat Paskah!

Biarlah melalui Paskah tahun ini kita kembali diingatkan kembali akan kasih-Nya yang sungguh tak tertandingi dan tak terbayar. Biarlah kasih-Nya tetap nyata dalam setiap aspek kehidupan kita.

NB: Permohonan maaf dari blogger PMK Immanuel karena telah lalai dalam
meng-update blog ini setiap minggunya. Sorry...

Brenda adalah seorang gadis muda yang diajak mendaki tebing oleh teman-temannya. Walau sebenarnya ia takut melakukannya, ia memutuskan untuk tetap pergi bersama mereka mendaki sebuah tebing granit yang curam.

Di luar rasa takutnya itu, ia memasang perlengkapannya, berpegang pada tambang dan kemudian memulai pendakian. Akhirnya ia sampai pada suatu pijakan di mana ia bisa menarik nafas sejenak. Tetapi di saat ia tengah berhenti, secara tidak sengaja matanya terbentur tali pengaman yang terikat di tubuhnya sehingga membuat soft-lensnya terlepas. Ia tengah di suatu pijakan tebing yang berada ratusan meter di atas tanah dan ratusan meter pula tebing di atasnya yang masih harus didaki.

Ia melihat dan melihat sekelilingnya, sambil berharap dapat menemukan soft-lensnya yang terlepas itu, tapi ternyata ia tidak dapat menemukannya. Ia berada jauh dari rumah dan penglihatannya sekarang buram. Ia putus asa dan mulai merasa gelisah, kemudian ia mulai berdoa kepada Tuhan agar menolongnya menemukan soft-lens itu.

Ketika ia sampai di puncak tebing, temannya membantu mencari dengan memeriksa bajunya dengan harapan dapat menemukannya, tetapi soft-lens itu tetap tidak dapat ditemukan. Ia duduk dgn perasaan yang hilang pengharapan, beristirahat dengan sebagian rombongan sambil menunggu rombongan lainnya.

Sambil termenung, Brenda melihat gunung-gunung di sekitarnya, tiba-tiba teringat olehnya sepotong bagian dari ayat Alkitab yang tertulis, “mata Tuhan menjelajah seluruh bumi” (II Tawarikh 16:9). Ia kemudian berdoa
di dalam hatinya, “Tuhan, Engkau dapat melihat semua gunung-gunung. Engkau juga mengetahui setiap daun dan batu yang ada di gunung ini, dan Engkaupun tahu dengan pasti di mana soft-lensku berada. Ya Tuhan,
tolonglah aku.”

Akhirnya mereka turun ke bawah melalui jalan yang kecil. Sesampainya di bawah, mereka bertemu dengan rombongan lain yang baru mau memulai pendakian. Tiba-tiba seorang dari mereka berteriak, “Halo teman, adakah di antara kalian yang kehilangan soft-lens?”

Tentu saja hal ini cukup mengejutkan, tetapi tahukah anda bagaimana pendaki itu menemukannya?

Pendaki itu melihat seekor semut kecil sedang bergerak secara perlahan di permukaan tebing sambil membawa sebuah soft-lens.

Brenda memberitahukan saya bahwa ayahnya adalah seorang kartunis. Ketika bercerita kepada ayahnya mengenai kejadian luar biasa tentang seekor semut, doa dan soft-lensnya yang hilang, ayahnya kemudian menggambar sebuah kartun tentang seekor semut memikul sebuah soft-lens dengan tulisan, “Tuhan, aku tidak tahu mengapa Engkau menginginkan aku untuk membawa benda ini. Saya tidak dapat memakannnya dan benda ini sangatlah berat. Tetapi bila itu memang kehendakMu, aku akan membawakannya untukMu.”

Tuhan Yesus telah merendahkan diriNya dan rela menderita menanggung semua beban dosa kita. Biarlah kita juga belajar merendahkan diri, sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa dan satu tujuan. Adakalanya dalam keadaan yang sukar, kita dapat belajar untuk berseru, “Tuhan, saya tidak mengerti mengapa Engkau menginginkan saya memikul beban ini. Saya tidak melihat ada hal yang berguna di dalamnya dan beban ini sangatlah berat. Tetapi kalau ini adalah kehendakMu, saya akan melakukannya.”

Janganlah meminta pelayanan sesuai kekuatan kita, tetapi mintalah kekuatan sesuai dengan pelayanan kita.

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
Filipi 4:13.

* A true story by Josh & Karen Zarandona

(dikutip dari postingan di yahoogroups Immanuel Ministry, message ke-10, Feb 11, 2008. By Erna Mega dengan judul Seekor Semut dan Sebuah Softlens)

Dear All,

Merry Christmas & Happy New Year 2009!

Not only Christian who celebrate Christmas every year. Even non Christian peaople do celebrate Christmas every year. It seems Christmas has became an annual trend. Every house has a ‘christmas tree’, with cute and beautiful ornaments and a big star on the top of the christmas tree. Presents wrapped in red and green put below the christmas tree. A ‘wreath’ hanged at the door. A ‘bell’ above the fireplace. Why is Christmas always identic with all these stuff?

Well, they actually carry meaning on itself. Well, if Immerz interested can check on this website: http://www.llerrah.com/truemeaningofchristmas.htm

Anyway, the above link is used for additional information only. The real meaning of Christmas still came  from the Holy Bible.

If Christmas and New Year were put together, it seems Christmas is the final and New Year is the start. Don’t misunderstood them. Christmas is not the final and New Year is not the start also. If we wrap both into a package, they are both the final and the start line. Just like in F1 rally, the final line is the start line itself. When we start from the start line, we set our goals, and use our ambition, energy, mixed them with efforts. Then, after a certain period of journey, we reach the finish line. Our main basic goal is to accomplish the tracks. Whether we won the first place or not is another goal. If we lose, we need to find out the reason why we lose. We can find out from people who watched us raced, ourself or maybe from the video. However, if we won, we also need to ask what else that we need to improve. That is what we should do at this Christmas & New Year package. Hope the above illustration helps us to improve every sector of our self!

Once again, Merry Christmas & Happy New Year 2009 for all of us!

PMK tanggal 18 November 2008 ini bertemakan DOA & PUASA dengan pembicanya adalah hamba Tuhan di Gereja GKIm Hossanna. Hamba Tuhan yang terus dipakai ini ialah Ibu Suk Huy. Dari senyumannya yang hangat dan polos, kemudian dari caranya memberitakan FT, terlihat bahwa beliau adalah seorang yang sangat rindu untuk dapat terus melayani dan bermisi di manapun beliau berada. Ini dikuatkan lagi dengan pernyataan Bu Suk Huy yang sempat sedikit disharingkan tentang kerinduannya untuk kembali ke Papua dengan misi penginjilan. WOW…Mari kita mendoakan agar Bu Suk Huy mendapatkan jawaban akan panggilan pelayanan untuk ke depan dan agar beliau terus dipakai oleh TUHAN tanpa jemu-jemu…

Sebelumnya masuk ke ringkasan khotbah PMK, ada baiknya Immerz mengetahui tujuan dari khotbah ini. Tujuan dari dimunculkannya tema ‘Doa & Puasa’ adalah agar Immerz memahami makna dari berdoa dan berpuasa. Lalu kemudian juga mengetahui langkah-langkah praktis apa saja yang dapat dipraktekkan agar berdoa dan berpuasa itu menjadi menyenangkan sehingga Immerz berani untuk ambil bagian dalam berdoa dan berpuasa.

Khotbah ini dimulai dengan pertanyaan mengapa orang-orang selalu menggabungkan do dan puasa dalam satu tema. Bu Suk Huy mencoba memberi pemahaman bahwa berdoa dan berpuasa adalah sejalan, merupakan satu kesatuan. Seharusnya berdoa dan berpuasa itu dijalankan bersama-sama, di mana ada doa, di situ juga ada puasa, dan vice versa. Maksudnya begini… Ketika berdoa, sebaiknya kita mencari tempat yang benar-benar tenang yang tidak akan ada gangguan-gangguan apapun (seperti menahan lapar, mengendalikan pikiran), misalnya berdoa di rumah-rumah doa. Untuk melakukan itu perlulah meluangkan waktu yang cukup banyak, misalnya setengah hari. Lalu, ketika di rumah doa tersebut, kita bisa benar-benar fokus hanya untuk berdoa dan datang kepada TUHAN. Nah ketika melakukan meditasi tersebut, kita juga berpuasa. Itu adalah salah satu langkah praktis yang ditawarkan oleh Bu Suk Huy untuk Immerz lakukan setelah mendengarkan khotbah ini.

Kemudian, apa sih sebenarnya doa dan puasa itu? Doa adalah tunduk dan berserah kepada TUHAN, seperti yang dimaksudkan dalam doa Bapa Kami, “jadilah kehendak-Mu.” Puasa pula adalah menahan diri untuk tujuan rohani dengan sukarela; tidak memikirkan hal-hal lain selain bersama dengan TUHAN. Puasa haruslah dengan suatu tujuan, tujuan rohani. Puasa tanpa tujuan adalah diet. Dan itu bukanlah puasa, tujuannya pun adalah tujuan duniawi.

Puasa itu apakah harus ga makan atau minum? Jawabannya tidak. Dari buku Disiplin Rohani:10 Pilar Penopang Kehidupan Kristen karangan Donald S. Whitney, dikatakan ada beberapa jenis puasa.

  1. Puasa Biasa
    Jenis puasa ini tidak makan, tetapi minum tetap. Seperti pada Matius 4:2 dan Lukas 4:2, menurut pengamat-pengamat Alkitab, dipercayai bahwa Yesus pada saat itu tidak makan, tapi minum iya karena dikatakan setelah 40 hari berpuasa, maka laparlah Ia. Jadi, puasa biasa adalah puasa menahan lapar.
  2. Puasa Sebagian
    Jenis puasa ini hanya tidak memakan makanan tertentu. Seperti yang dilakukan oleh Daniel seperti yang tertulis dalam Daniel 1:12 bahwa Daniel hanya makan sayur-sayuran dan minum air selama sepuluh hari
  3. Puasa Penuh
    Seperti yang telah dilakukan oleh Saulus selama ia tidak dapat melihat selama tiga hari lamanya. Puasa ini adalah tidak makan dan minum, seperti yang tertulis dalam Kis 9:9.
  4. Puasa Luar Biasa
    Mengapa dikatakan luar biasa? Karena puasa ini adalah untuk orang pilihan Allah. Lihat Ulangan 9:9
  5.  Puasa Massal
    Seperti yang dilakukan oleh bangsa Niniwe yang telah mendatangkan murka Allah, maka berpuasalah mereka semuanya yang ada di Niniwe, termasuk hewan ternak, lembu sapi dan kambing domba, tidak boleh makan apapun dan minum. Tujuannya: memohon pengampunan dari murka Allah.
  6. Puasa Berkala
    Orang-orang Farisi sangat rajin beribadah. Mereka selalu melakukan puasa 2 kali seminggu (Lukas 18:12). Puasa seperti inilah yang dinamakan uasa berkala. Tujuan: beribadah.
  7. Puasa sehari
    Puasa sehari ini seperti yang dilakukan oleh semua orang Israel ketika sampai di Betel. Mereka “berpuasa sampai senja pada hari itu” (Hak 20:26) Tujuan: mohon pengampunan.
  8. Puasa-puasa yang lainnya
    Dalam Ezra 8:22-23, Kis 14:23.

Ingat definisi puasa yang diberikan di atas? Puasa itu untuk tujuan rohani. Ada yang berpuasa untuk memohon sesuatu yang baik dan benar, untuk memilih penatua-penatua (hamba Tuhan), untuk mengatasi kesedihan hati, lumpuh dari kemusnahan, dsb. Puasa juga bisa untuk mengungkapkan keperdulian terhadap orang lain, bangsa dan negara.

“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka telah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada ditempat tersembunyi. Maka Bapamu akan melihat yang tersembunyi dan membalasnya kepadamu.”
(Matius 6:16-18)

Halo, Immerz!

Pada tau ga PMK skrg lagi sibuk ngapain? Yah…bener sekali… PMK mau ngadain Natal Keluarga Besar Elektro. Selain itu, para pendamping beserta panitia juga sedang mempersiapkan sebuah BIG EVENT lain lagi, yaitu trip ke Bogor & Dufan. Nama kegiatannya belum dipastikan, cuman tujuan dari kegiatan ini sudah ada. Salah satu tujuannya adalah mau mengeratkan, menguatkan lagi tulang punggung PMK, yaitu Kelompok Kecil. Kalo tahun lalu namanya Rally Kelompok Kecil (RKK) dan acaranya ada sesi yang dibawakan oleh Pdt. Domingus dan games-games heboh. Nah…kalo untuk kali ini, konsepnya tentu mau yang berbeda dunk…masa tahun ke tahun sama terus…yah ngga lha… Kali ini konsep acaranya semi RKK dan semi acara kebersamaan atau liburanlah… Sesi Firman Tuhan & Pembinaan tidak terlalu banyak (baca: cukup). Trs, dipoles dengan trip ke Dufan. Dengan modal dari pembinaan yg akan diadakan di Bogor, kita akan berangkat ke Dufan denga mengemban suatu misi. Penasaran kan? Makanya mulai ngumpulin uang dengan menyisihkan sebagian dari uang saku kita. Dijamin ga bakal rugi deh…yg ada mah klo ga ikut baru nyesel…OK?

Nah, sekian publikasinya…buat info lebih lanjut bisa menghubungi CP di bawah.

CP: Merry (085224073401) Rhendy (081809712426)
      Atau bisa juga ke: Samuel (081931387179)

Immerz, mari kita dukung acara ini, bisa berupa dana, baju bekas, tenaga, maupun doa. Pokok-pokok doa yang perlu didoakan:

  1. Komitmen dan kesehatian para panitia & pendamping
  2. Kekuatan dan kesehatan setiap pribadi yang mengambil bagian dalam setiap detial dari kegiatan ini
  3. HPDA dan pertumbuhan rohani panitia
  4. Usaha pencarian dana
  5. Penyusunan acara
  6. Pendaftaran dan publikasi acara ini
  7. Pemesanan bus dan perlengkapan yang diperlukan
  8. Semangat dan motivasi para partisipan untuk mengikuti acara ini. Biarlah motivasinya hanya bersumber pada Tuhan dan untuk kemuliaan Tuhan semata-mata.

Semoga setiap program kerja dan rencana yang telah disusun tidaklah berdasarkan kekuatan manusia, melainkan merupakan campur tangan Tuhan dalam setiap langkah yang diambil. Tuhan memberkati kita semua! Amen!

We wish you a Merry Christmas…We wish you a Merry Christmas…

Iulah penggalan lagu yang sekarang memenuhi pikiran kita. Natal sudah dekat. Merayakan Natal bersama keluarga tercinta. Wah…asik sekali…tapi ada yang ga kalah asiknya neh…Natal Keluarga Besar Teknik Elektro Maranatha!!!

Yah…begitulah… Jadi, dengan sangat berbesar hati PMK IMMANUEL bekerjasama dengan HME (Himpunan Mahasiswa Elektro) Maranatha mengadakan acara Natal se-jurusan Elektro. Ini event yang cukup dinantikan oleh berbagai pihak, yakni PMK Immanuel, HME, jurusan, dan segenap civitas JTE-UKM. Event ini akan diadakan pada tanggal 2 Desember 2008 di kampus Maranatha (tempatnya sedang diusahakan untuk yang terbaik). Pembicara pada Natal ini adalah Pdt. Albert Rumbo, hamba Tuhan yang sangat semangat dalam pelayanannya yang sekarang sedang melayani sebagai pendeta di GII HIT Gardujati. Tema natal tahun ini adalah “Zona Nyaman”. Apa itu? Pengen tau? Makanya bergabunglah bersama kami dalam BIG EVENT ini. Bukan Elektro kalo ga Natal bersama Keluarga Besar Teknik Elektro Marantha!

PS: Buat dosen dan kakak-kakak alumni ikutan yah…pasti pengen donk rayain natal bareng-bareng mahasiswa/i dan adik-adiknya… ( ^_^ )

Met Hari Natal!